REPORTASE

InaBest Buatan AMCC Amikom Juara Lomba Karya Cipta Teknologi…

Priyo SetyawanInaBest Buatan AMCC Amikom Juara Lomba Karya Cipta Teknologi Efition 1.0
Tim AMCC Amikom menjadi juara dalam Lomba Karya Cipta Teknologi Nasional 2019 Efition 1.0 yang digelar di Unisma Malang, Rabu (11/12/2019). Foto/Dok Amikom

YOGYAKARTA – InaBest, aplikasi khusus untuk penderita Tuberculosis (Tbc) buatan tim AMCC (Amikom Computer Club) Universitas Amikom Yogyakarta menjadi juara pertama lomba Karya Cipta Teknologi Nasional 2019, Electrical Future Innovation (Efition) 1.0 Bersinergi dengan Teknologi untuk Negeri. Inovasi AMCC mendapatkan nilai tertinggi pada babak final yang digelar di Universitas Islam Malam (Unisma), Rabu (11/12/2019).

Dalam lomba ini AMCC diwakili oleh Yoggy Jumantara (UI/UX Designer), Muhamad Riza Abdhi Purnama (Android Engineer), Nabilla Andhara (Product Manager) dan Yogi Yulianto (Backend Developer). Selain AMCC Amikom Yogyakarta, ada tujuh tim lain yang masuk babak final. Masing-masing Trunojoyo (Universitas Trunojoyo Madura), Arjuna (Universitas Muhammadiyah Sidoarjo), Marine Electrical PPNS (Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya), Dentor (Universitas Brawijaya), Automation Club (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya), Miracle (Universitas Muhammadiyah Malang), dan 63 Mosfet (Universitas Brawijaya).

Yoggy Jumantara menjelaskan, aplikasi InaBest memiliki beberapa fitur utama, yaitu Ina-Tips, Ina-History, Ina-Checkup, Ina-Profile dan Ina-Reminder sebagai fitur unggulan. Ina-Tips merupakan fitur berupa tips dan trik yang dapat menunjang dan membantu penyembuhan pasien Tbc. Ina-History yaitu fitur yang berfungsi untuk melihat riwayat minum obat pasien, Ina-Checkup merupakan fitur yang dapat membantu pasien untuk melihat rekam medis yang telah diberikan oleh dokter, sedangkan Ina-Profile yaitu fitur untuk melihat profile pasien.

“Aplikasi ini ke depannya diharapkan dapat menekan jumlah kasus tuberculosis agar semakin sedikit dan diharapkan Indonesia dapat terbebas dari tuberculosis,” katanya.

Hal yang sama diungkapkan Muhamad Riza Abdhi Purnama. Menurutnya, aplikasi yang mereka ciptakan masih dalam tahap pengembangan dan harus banyak perbaikan. Diharapkan ke depan dapat menjadi solusi di bidang kesehatan, terutama dalam masalah tuberkulosis.

(amm)

Sumber: sindonews.com

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close